Jumat lalu, saat datang ke LBH Jakarta untuk melihat konferensi pers mengenai putusan MA tentang Eden, aku mendapat kabar bahwa markas Jemaat Ahmadiyah Bogor akan diserbu oleh Gabungan Umat Islam Indonesia (GUII).
Aku lupa menuliskan blog cerita itu. Tapi, ternyata peristiwa itu memang terjadi. Aku membacanya dari Media Indonesia.
Di Bogor, hari Jumat itu sempat terjadi gesekan antara massa GUI dan massa Jemaat Ahmadiyah yang didampingi oleh aktivis Formaci (Forum Mahasiswa Ciputat) yang membela prinsip pluralitas.
Argumentasi “penyerbuan” GUII yang dipimpin Abdurahman Assegaf terhadap Ahmadiyah untuk kesekian kalinya ini berdasarkan fatwa MUI yang menganggap Ahmadiyah sesat.
***
Majelis Ulama Indonesia (MUI) selalu menolak tuduhan bahwa fatwanya memicu konflik horizontal. Tapi realitas yang terjadi di masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat menjadikan fatwa MUI sebagai alasan untuk melakukan kekerasan atau upaya kekerasan kepada kelompok yang dinilai sesat oleh MUI.



No Comments
You can track this conversation through its atom feed.
Leave a Reply