Lagi baca buku “The Great Transformation”, Awal Sejarah Tuhan, karangan Karen Armstrong. Isinya mengenai evolusi sejarah agama pada Zaman Aksial (900-200 SM). Zaman ini memiliki khazanah spiritual yang luar biasa yang menjadi pondasi tradisi agama-agama dunia pada saat ini. Masa pra-Ibrahim ini banyak melahirkan tokoh-tokoh spiritual dunia seperti Zoroaster, Konfusius, Buddha, Amos, Yeremia, Socrates yang menginspirasi dunia hingga saat ini.
Buku ini membahas proses lahirnya tradisi-tradisi besar dunia di empat wilayah berbeda: Konfusianisme dan Taoisme di Cina, Hinduisme dan Buddhisme di India, monoteisme di Israel, dan rasionalisme filosofis di Yunani. Ada kondisi masyarakat yang mirip dunia saat ini yang dihimpit kebencian, kekerasan, dan kekacauan spiritualitas yang menjadi obor penyuluh kehidupan manusia. Menghadapi kondisi masyarakat dan zamannya, para nabi, mistikus, filsuf zaman Aksial itu mengembangkan visi yang sangat jauh dan radikal yang menjadi energi bergerak pada masanya dan masa-masa sesudahnya.
Tentu kita belajar bukan untuk membuat imitasi dari masa lalu karena setiap orang harus mencari inovasi spiritual yang sesuai dengan konteks tempat dan zamannya. Dari zaman Aksial, banyak inspirasi yang dapat kita ambil. Salah satunya kritik-kritik terhadap legalisme dan penekanan yang kuat pada sisi moralitas melampaui formalisme yang diajarkan sebagai kebenaran di masyarakat.
“Yang penting bukanlah apa yang Anda percayai, melainkan bagaimana Anda berperilaku. Agama adalah soal melakukan hal-hal yang mengubah kita pada tingkatan yang sangat mendasar.” Itulah diantara pelajaran yang dapat kita peroleh.
Buku ini asyik.. seperti buku-buku Karen Armstrong yang biasanya…



No Comments
You can track this conversation through its atom feed.
Leave a Reply